![]() |
| ilustrasi |
Sampurasun sadayana..
Setiap manusia pasti menginginkan terlahir sempurna tanpa kurang suatu apapun, namun beberapa dari saudara kita yang terlahir dengan kebutuhan khusus terhitung di Indonesia hampir sebanyak 414.222 jiwa merupakan penyandang disabilitas. Sebagai penyandang kebutuhan khusus pastilah membutuhkan sarana dan prasarana yang lebih dibandingkan orang-orang pada umumnya, namun kadangkala sulit sekali mendapatkan fasilitas yang dibutuhkan seperti guiding blok, tangga dengan lintasan landai, elevator khusus, transportasi dengan tempat duduk khusus untuk penyandang disabilitas, tempat parkir khusus dan lain sebagainya.
Nah di kesempatan kali ini penulis akan membahas belum tersedianya fasilitas-fasilitas yang menunjang kebutuhan para penyandang disabilitas di daerah Pandeglang, selama penulis tinggal di daerah Pandeglang penulis jarang atau bahkan tidak pernah melihat fasilitas untuk penyandang disabilitas yang disediakan di tempat umum, contohnya penulis tidak pernah menemukan guiding blok di tempat umum seperti alun-alun, terminal, puskesmas dan tempat umum lain. Penulis juga tidak pernah menemukan transportasi yang mendukung kebutuhan para penyandang disabilitas padahal kebutuhan mobilitas para penyandang disabilitas juga haruslah diperhatikan.
selain kurangnya fasilitas, penulis rasa peluang kerja untuk para penyandang disabilitas juga masih belum optimal, masih banyak orang penyandang disabilitas tidak bekerja, penulis juga belum pernah melihat pegawai disabilitas di suatu lembaga atau industri.
Penulis rasa disini pemerintah daerah kurang memperhatikan kebutuhan para penyandang disabilitas di daerahnya. Seharusnya kita mencontoh negara-negara maju mereka sangat memperhatikan warganya tanpa terkecuali karena negara yang baik akan memperhatikan semua hak warganya tanpa terkecuali.
Penulis harap beberapa tahun kedepan Pandéglang akan menjadi kota ramah disabilitas.

Komentar
Posting Komentar