"Eh, elu kok udah ngajar sih? Lulus aja belom" " Iya, soalnya bapak gue ngajar disana yaudah gue masuk aja. lumayan " Dialog tersebut adalah percakapan penulis dengan seorang teman yang sudah mengajar di salah satu SD, padahal ia belum mendapatkan ilmu yang cukup. Padahal hal ini akan berdaberdampak pada murid didiknya dan berimplikasi pada kualitas pendidikan. Ilmu mendidik belum mumpuni sudah menangani anak didik, penanganan yang salah pada peserta didik akan berdampak sampai ia dewasa sama seperti halnya dokter melakukan malapraktik, jika dokter melakukan malapraktik dampaknya akan langsung terasa oleh sang pasien berbeda jika guru yang melakukan malapraktik maka dampaknya baru akan terasa ketika sang murid menjadi dewasa. Hal ini mencerminkan bagaimana perekrutan guru adalah faktor penentu dalam perkembangan kualitas pendidikan di indonesia. Nepotisme seharusnya tidak dilakukan karena yang dipetaruhkan adalah penerus bangsa ini.