Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Anak

Vaksin MR haram tapi

Vaksin MR, akhir akhir ini Vaksin MR menjadi buah bibir masyarakat indonesia, hal ini karena kandungan dalam vaksin tersebut dinyatakan tidak halal (haram) oleh MUI, namun sebenarnya seberapa penting vaksinasi untuk anak? Vaksinasi adalah proses anak akan diberikan vaksin yang diisi dengan jenis bakteri atau virus tertentu yang telah dilemahkan atau dinonaktifkan untuk membentuk antibodi dan merangsang  sistem imun di dalam tubuh si anak. Agar kekebalan tubuh si anak terbentuk dengan baik dan siap menghadapi berbagai serangan penyakit seperti polio, tetanus, cacar, campak, gondongan, dan penyakit lainnya. Meski haram vaksin MR tetap boleh digunakan karena satu dan lain hal sehingga MUI membolehkan vaksinasi dengan vaksin MR. Pemerintah sudah memberikan pemahaman bahwa virus Rubella sangatlah berbahaya jadi untuk orang tua sebaiknya memberikan vaksin tersebut kepada anak-anaknya. Karena anak-anak kita merupakan generasi penerus yang mana mereka akan bertanggung jawab untuk...

Tayangan TV ramah anak

"Salahkah aku jika mencintai suami orang?" "Ibuku penjual bakso boraks" "ayahku ternyata bukan ayahmu" Masih banyak lagi judul FTV yang terbilang nyeleneh namun justru program televisi yang seperti itulah yang justru mendapat rating tinggi.  Belum lagi ditambah program program TV yang kurang memberikan nilai edukasi kepada masyarakat seperti realiti show yang hanya menyuguhkan konten hiburan saja, bahkan ujaran sarkasme, adegan kekerasan atau drama drama tak bermutu masih bisa dengan mudah kita temukan di siaran televisi. Padahal menurut survei yang dilakukan dilakukan oleh Nielsen Indonesia pada tahun 2017 Televisi merupakan media terfavorit yang digunakan masyarakat Indonesia yaitu sebanyak 96%, disusul oleh media media lainnya seperti media luar ruang, internet dan radio. Dan dari Pengguna TV tersebut sebanyak 97% anak anak dan remaja menggunakan  TV. Penyiaran Indonesia darurat tayangan ramah anak, sekarang ini sangat jarang kita menemuk...

Jangan di klik, Pamali! (Budaya Pamali untuk Anak)

jika anda membaca artikel ini berarti anda telah melanggar satu pamali.. hehehe.. “jangan duduk di pintu! pamali, nanti jauh jodoh” ”pamali, nasinya harus di habiskan, nanti nasinya nangis” “jangan berkaca di cermin pecah! pamali!”. Mungkin dahulu kita sering mendengar kata pamali, apalagi jika anda lahir dalam lingkungan sunda karena orang tua jaman dahulu terlebih jika orang Sunda sering sekali mengeluarkan kata “pamali” untuk melarang anak-anaknya melakukan sesuatu yang dianggap kurang baik menurut mereka. Sebenarnya tujuan pamali itu sangat baik, misal pamali duduk di depan pintu karena bisa menghalangi orang lewat atau pamali  jika tidak menghabiskan makanan karena memang mubazir membuang buang makanan. namun kenapa harus di takut-takuti untuk menamkan pendidikan? kenapa tidak langsung saja diberitahukan alasan yang logis? entahlah yang pasti budaya pamali adalah salah satu kearifan lokal indonesia yang sukses membuat kita disiplin (pada masanya) namun apakah masih r...