Mungkin istilah tersebut sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, ya komunitas ini memang sangat kontroversial. Hal ini karena perilaku menyimpang yang dilakukan oleh kaum LGBT tidak bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. Sebab mayoritas penduduk pemeluk agama Islam yang cukup konservatif. Kita sudah cukup tahu hal tersebut.
Beberapa hari yang lalu Indonesia dihebohkan dengan adanya komunitas gay di kalangan remaja di daerah Jawa barat, atau trending Twitter seruan untuk memboikot salah satu layanan ojek daring yang diketahui siap melayani konsumennya yang LGBT.
Memang komunitas LGBT menjadi kontroversi di berbagai negara khususnya negara berpopulasi Muslim atau negara Islam karena perilaku kaum LGBT sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Berbeda dengan negara-negara liberal yang cenderung mendukung kebebasan hak individu termasuk bergabung dengan komunitas LGBT bahkan bebas untuk menunjukkan eksistensi komunitas tersebut.
Kenapa Islam sangat melaknat kaum dan perilaku LGBT? Pada hakikatnya Islam hadir untuk mengembalikan manusia kepada fitrahnya, mungkin kita pernah mendengar kisah kaum nabi Luth yang diberi azab karena berperilaku menyimpang mirip-mirip dengan apa yang dilakukan oleh kaum LGBT di jaman ini. Islam pada dasarnya selalu belajar pada pengalaman kaum-kaum nabi sebelumnya maka dari itu umat muslim tidak mentolerir perilaku menyimpang seperti apa yang dilakukan oleh kaum LGBT.
Sebenarnya komunitas LGBT baru muncul atau baru berani untuk menyuarakan eksistensinya?
Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender sudah ada sejak dahulu namun belum diklasifikasikan sebagai satu kaum (sebelum 1990-an), baik yang mengatasnamakan tuntutan hidup maupun yang berdalih sebagai hak asasi.
Lalu kenapa baru beberapa tahun belakangan ini baru ramai dibicarakan?
Hal ini dikarenakan banyaknya komunitas LGBT yang mulai menunjukkan eksistensi mereka, baik membuat grup di media sosial maupun mulai terang terangan melakukan tindakan yang mencirikan mereka sebagai kaum LGBT seperti bermesraan di depan umum, atau membuat pesta gay dan menayangkan secara siaran langsung di media sosial. Sehingga membuat masyarakat resah.
mengapa mereka mulai berani menunjukkan eksistensinya?
menurut penulis hal ini dikarenakan mulai melemahnya norma-norma yang ada di indonesia ini belum lagi kuatnya arus globalisasi yang lambat laun mengikis norma-norma yang ada di masyarakat. Berita dan informasi sangat mudah sekali didapatkan, ketika komunitas LGBT di negara-negara lain mendapatkan kebebasan dari negaranya. hal ini pun membuat kaum LGBT di Indonesia menuntut hak yang sama.
Komentar
Posting Komentar