"turunkan presiden!"
"Turunkan harga BBM jika tidak, turunkan presiden!"
"Kurs Rupiah melemah, turunkan presiden!"
"Stop impor, jika tidak tirunkan presiden"
Mungkin ujaran ujaran di atas sering kita jumpai akhir-akhir ini sehingga membuat masyarakat resah. Tuntutan tuntutan tidak masuk akal ini seringkali muncul ketika aksi aksi yang dilakukan oleh beberapa kelompok orang. Namun kenapa semuanya tercium aroma politik disana? Karena memang hal ini merupaka dampak dari tahun politik yang akan terjadi pada tahun 2019. Sebenarnya hal hal seperti itu sering terjadi menjelang tahun politik, belum lagi jika kelompok kelompok tertentu memunculkan isu isu tertentu seperti ekonomi misalnya untuk menjatuhkan pihak lain.
Namun yang membuatnya agak aneh adalah penulis mendengar ujaran tersebut dari seorang oknum mahasiswa, padahal mahasiswa dianggap kaum intelektual yang berbicara pada asas kebenaran dan kajian.
Namun bagaimana yang seharusnya sikap kita lakukan sebagai masyarakat awam yang tidak paham mengenai ekonomi?
Sikap yang sebaiknya kita lakukan adalah tenang, karena jika kita panik akan menimbulkan kegaduhan yang akan memperburuk situasi ekonomi sendiri.
Atau kita bisa mencari tahu kebenaran suatu isu kepada sumber sumber yang memang terjamin ke validannya.
Jadi kita jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh isu isu yang belum tentu benar adanya, jika mendengar suatu isu maka cari kebenarannnya.
Ayo sambut pesta rakyat terbesar ini dengan penuh kedamaian!
"Turunkan harga BBM jika tidak, turunkan presiden!"
"Kurs Rupiah melemah, turunkan presiden!"
"Stop impor, jika tidak tirunkan presiden"
Mungkin ujaran ujaran di atas sering kita jumpai akhir-akhir ini sehingga membuat masyarakat resah. Tuntutan tuntutan tidak masuk akal ini seringkali muncul ketika aksi aksi yang dilakukan oleh beberapa kelompok orang. Namun kenapa semuanya tercium aroma politik disana? Karena memang hal ini merupaka dampak dari tahun politik yang akan terjadi pada tahun 2019. Sebenarnya hal hal seperti itu sering terjadi menjelang tahun politik, belum lagi jika kelompok kelompok tertentu memunculkan isu isu tertentu seperti ekonomi misalnya untuk menjatuhkan pihak lain.
Namun yang membuatnya agak aneh adalah penulis mendengar ujaran tersebut dari seorang oknum mahasiswa, padahal mahasiswa dianggap kaum intelektual yang berbicara pada asas kebenaran dan kajian.
Namun bagaimana yang seharusnya sikap kita lakukan sebagai masyarakat awam yang tidak paham mengenai ekonomi?
Sikap yang sebaiknya kita lakukan adalah tenang, karena jika kita panik akan menimbulkan kegaduhan yang akan memperburuk situasi ekonomi sendiri.
Atau kita bisa mencari tahu kebenaran suatu isu kepada sumber sumber yang memang terjamin ke validannya.
Jadi kita jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh isu isu yang belum tentu benar adanya, jika mendengar suatu isu maka cari kebenarannnya.
Ayo sambut pesta rakyat terbesar ini dengan penuh kedamaian!
Komentar
Posting Komentar